Simak Yuk! 5 Calon Kuat Pengganti Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert


Olahraga || Datang sebagai pengganti Shin Tae Yong, Kluivert gagal mewujudkan ambisi. Timnas Indonesia hanya jadi pelengkap di fase keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak.

Kegagalan menuju Piala Dunia 2026 membuat kursi pelatih Timnas Indonesia yang saat ini diduduki Patrick Kluivert memanas.

Netizen sudah ramai berkomentar soal pemecatan mantan pemain Ajax dan timnas Belanda tersebut. Tagar #kluivertout pun menggema.

Kluivert masih punya kontrak menjadi pelatih Timnas Indonesia hingga 2027, namun sosok besar di era 1990-an hingga 2000-an awal itu juga bingung saat ditanya soal nasibnya setelah laga melawan Irak.

PSSI pun belum berkomentar soal pergantian pelatih, namun disinyalir ada sosok-sosok yang pantas mengisi kursi juru latih Timnas Indonesia dan kini sedang tidak melatih kesebelasan mana pun.

Berikut daftar lima pelatih calon pengganti Kluivert di Timnas Indonesia:

1. Shin Tae Yong

Shin masih menyisakan kenangan manis bagi suporter Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu tak langsung mendapat tanggapan positif saat pertama kali datang pada akhir 2019.

Seiring waktu berjalan, Shin berupaya membuktikan kualitas. Timnas Indonesia tak selalu menang di tangannya, namun banyak yang melihat perkembangan positif Rizky Ridho cs dalam asuhan mantan pelatih Korea Selatan yang baru saja berpisah dengan Ulsan HD.

Pemahaman soal sepak bola Indonesia pun menjadi nilai plus bagi STY.

2. Alex Pastoor

Saat ini Pastoor ada di sisi Kluivert sebagai asisten pelatih. Sejak datang bersama Kluivert ke Timnas Indonesia, Pastoor dianggap sebagai otak sesungguhnya di pinggir lapangan.

Media-media Belanda pun menilai Pastoor punya kemampuan secara teknik dalam menjadi pelatih utama. Hanya saja Pastoor tak memiliki nama besar seperti Kluivert atau STY.

3. Giovanni Van Bronckhorst

Jika PSSI masih mau memberi kesempatan kepada sosok dengan nama besar, Van Bronckhorst bisa jadi pilihan. Pernah membela Feyenoord, Arsenal, dan Barcelona. Selain itu punya 106 caps di timnas Belanda.

Pemain yang pernah membawa tim Oranye menjadi runner up Piala Dunia 2010 itu juga punya prestasi saat menjadi pelatih yakni membawa Feyenoord juara Eredivisie, dan Piala KNVB.

Piala Skotlandia bersama Glasgow Rangers dan Piala Super Turki saat di Besiktas juga ada dalam curriculum vitae Van Bronckhorst.

Satu nilai lebih bagi Van Bronckhorst adalah keberadaan darah Indonesia yang mengalir dari kedua orang tuanya.

4. Phillip Cocu

Nama lain dari Belanda yang terhitung layak menangani Timnas Indonesia bisa jadi adalah Phillip Cocu. Di timnas Belanda, Cocu adalah senior Kluivert.

Cocu pernah menjadi asisten pelatih timnas Belanda dan PSV. Kariernya melejit saat membawa PSV menjadi juara Eredivisie pada 2015, 2016, dan 2018.

Jika PSSI masih menitikberatkan pilihan pada 'proyek Belanda' ketimbang harus merombak total staf-staf yang ada, Cocu agaknya bisa jadi opsi.

5. Jesus Casas

Tidak ada unsur darah Indonesia, faktor Belanda, atau pengalaman di sepak bola nasional, namun Casas bisa masuk pertimbangan karena cukup paham dengan sepak bola Asia lantaran pernah menjadi pelatih timnas Irak pada 2022 hingga 2025.

Diberhentikan Irak setelah kalah 1-2 dari Palestina, Casas sebelumnya punya catatan yang tidak 'jelek-jelek banget' di Singa Mesopotamia dengan 18 kemenangan, delapan kali seri, dan delapan kali kalah.

Casas juga pernah menjadi asisten pelatih di Watford dan timnas Spanyol.

Komentar

Golopalengeditorial