Respons Trump dan Gedung Putih Soal Shutdown di Amerika
Golopalengeditorial || Dalam pernyataan terbaru, Gedung Putih bersikeras bahwa Presiden Trump ingin memperbaiki sistem perawatan kesehatan yang ada. Isu ini menjadi sumber kegagalan Kongres bernegosiasi soal anggaran.
Para pejabat Gedung Putih, termasuk Wakil Presiden JD Vance, mengatakan bahwa Trump terbuka terhadap saran para pemimpin Partai Demokrat untuk meningkatkan akses ke asuransi kesehatan. Namun, mereka bersikeras bahwa shutdown seperti ini, tidak seharusnya diperlukan untuk mencapai tujuan partai oposisi itu.
"Kita perlu membuka kembali pemerintah federal Amerika Serikat, karena orang-orang tidak mendapatkan gaji," kata Karoline Leavitt, sekretaris pers Gedung Putih.
"Kemudian kita dapat membahas isu perawatan kesehatan yang sangat penting ini yang sangat ingin diperbaiki oleh presiden," ujarnya.
"Jika Partai Demokrat benar-benar peduli dengan perawatan kesehatan, mereka akan memuji tindakan yang diambil oleh Presiden Trump," tegasnya.
Sementara itu, pemimpin minoritas Partai Demokrat di Kongres, Senator Chuck Schumer dari New York, pihaknya bekerja keras untuk subsidi layanan kesehatan. Ia yakin pesan itu sampai ke masyarakat.
"Kami akan berjuang di mana-mana, di stasiun TV seperti milik Anda, di media sosial, dalam aksi unjuk rasa, dalam protes, melalui email, dalam segala hal," ujarnya pada hari Rabu di acara "Morning Joe," di MSNBC.
"Dan ketika rata-rata orang Amerika berkata, 'Kenapa saya harus menerima RUU yang menaikkan biaya perawatan kesehatan saya, bahkan menggandakannya,' kami akan menunjukkan bahwa Partai Republik-lah yang melakukannya," tegasnya.
Komentar